KETERLIBATAN TOKOH LOKAL DALAM FIKIH SDGS (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) DI KABUPATEN JEMBER https://doi.org/10.35719/g08xw321 Authors Faiqoh Nurul Hikmah Universitas Moch. Sroedji Jember Wiwik Fitria Ningsih Institut Teknologi dan Sains Mandala Keterlibatan Masyarakat, SDGs, Fiqih, Kabupaten Jember Abstract How to Cite Metrics References Similar Articles Pada 2015, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan program Sustainable Development Goals (SDGs) menjadi suatu norma global. Kehadiran SDGs sebagai norma global kemudian disosialisasikan dan didifusikan ke seluruh negara di dunia. Di tingkat nasional, selama ini proses penerimaan, sosialisasi, dan pelembagaan SDGs banyak berpusat pada peran pemerintah. Belum banyak perhatian yang dipusatkan pada bagaimana keterlibatan komunitas melakukan proses difusi norma ke masyarakat. Selain itu juga penting mengetahui mengapa diperlukan penafsiran atau perubahan pada norma-norma SDGs. Paper ini melihat bagaimana sosialisasi norma SDGs membutuhkan penyesuaian dengan nilai lokal yang dianut oleh masyarakat. Dengan menggunakan Acharya dan metode kualitatif, eksploratif paper ini menemukan bahwa sosialisasi SDGs membutuhkan proses legitimasi melalui nilai-nilai agama. Lebih jauh, legitimasi sosialisasi melalui pembuatan fiqih SDGs agar masyarakat lebih engage dan menerima norma global secara lebih natural. Di masyarakat yang religius proses penyebaran itu terjadi melalui indiginisasi yang melibatkan tokoh masyarakat (kyai atau aktor lokal) tokoh-tokoh NGO. Dan bukti bahwa keterlibatan ini dengan dibentuknya Fikih SDGs sebagai tanda diterimanya norma ini meskipun membutuhkan adaptasi dan modifikasi tapi pada akhirnya mendapat tempat yang lebih bermakna di masyarakat.. Downloads Download data is not yet available. References Bacon, P. et all, Chiba, M., & Ponjaert, F. (2023). Routledge Studies in Sustainable Development (P. Bacon, M. Chiba, & F. Ponjaert (eds.); Vol. 4, Issue 1). Creswell, J. W. (2018). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran (Edisi 4). Pustaka Pelajar. Finnemore, M., & Sikkink, K. (1998). International Norm Dynamics and Political Change. International Organization, 52(4), 887–917. https://doi.org/10.1162/002081898550789 Heryadi, R. D., & Dewi, A. U. (2018). Universities in Global Development Framework : Optimization of Community Engagement for Youth Capacity Building Universities in Global Development Framework : Optimization of Community Engagement for Youth Capacity Building. March 2019. https://doi.org/10.2991/icosop-17.2018.51. Keck, M. E., & Sikkink, K. (2019). Activists beyond Borders. In Activists beyond Borders. Cornell University Press. https://doi.org/10.7591/9780801471292. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2017). Peta Jalan Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia. Kementerian PPN/Bappenas, 35. https://sdgs.bappenas.go.id/website/wp-content/uploads/2021/02/Roadmap_Bahasa-Indonesia_File-Upload.pdf Madjid, T. dkk. (2020). Peringkat Indeks Desa Membangun. 871. Masuda, H., Kawakubo, S., Okitasari, M., & Morita, K. (2022). Exploring the role of local governments as intermediaries to facilitate partnerships for the Sustainable Development Goals. Sustainable Cities and Society, 82(April), 103883. https://doi.org/10.1016/j.scs.2022.103883. Shawki, N. (2016). Norms and normative change in world politics : an analysis of land rights and the Sustainable Development Goals. 1158(August). https://doi.org/10.1080/14781158.2016.1196659. Shayan, N. F., Mohabbati-Kalejahi, N., Alavi, S., & Zahed, M. A. (2022). Sustainable Development Goals (SDGs) as a Framework for Corporate Social Responsibility (CSR). Sustainability (Switzerland), 14(3), 1–27. https://doi.org/10.3390/su14031222. Submitted 2026-07-01 Downloads Full Text (English) 2026-07-01 Vol. 9 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Islamic Teaching Section Articles